Tips Sederhana Membuat Pupuk Kandang dari Kotoran Peternakan Sapi

loading...

Cara Membuat Pupuk Kandang dari Kotoran Sapi - Pupuk kandang menjadi salah satu pilihan bagi para petani untuk membudidayakan tanaman agar tidak menggunakan bahan kimia sehingga tanaman atau buah yang dihasilkan merupakan tanaman organik. Pupuk kandang memiliki sifat yang alami dan tidak merusak tanah, menyediakan unsur makro (nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan belerang) dan mikro (besi, seng, boron, kobalt, dan molibdenium). Selain itu, pupuk kandang berfungsi untuk meningkatkan daya menahan air, aktivitas mikrobiologi tanah, nilai kapasitas tukar kation dan memperbaiki struktur tanah (Syekhfani, 2000).

Tips Praktis, Peternakan, Cara membuat pupuk kandang dari kotoran hewan, Membuat pupuk dari air kencing hewan, Membuat pupuk kandang sederhana, Tips membuat pupuk kandang yang mudah,


Jenis pupuk kandang berdasarkan jenis ternak atau hewan yang menghasilkan kotoran antara lain adalah pupuk kandang sapi, pupuk kandang kuda, pupuk kandang kambing atau domba, pupuk kandang babi, dan pupuk kandang unggas (Hasibuan, 2006).

Pupuk kandang sapi merupakan pupuk padat yang banyak mengandung air dan lendir. Pupuk kandang selain dapat menambah ketersediaan unsur-unsur hara bagi tanaman, juga mengembangkan kehidupan mikroorganisme di dalam tanah. Mikroorganisme berperan mengubah seresah dan sisa-sisa tanaman menjadi humus, senyawa-senyawa tertentu disintesa menjadi bahan-bahan yang berguna bagi tanaman (Sutedjo, 1995).


Komposisi unsur hara pada pupuk kandang sapi padat terdiri atas campuran 0,40% N, 0,20% P2O5 dan 0,10% K2O. Pupuk kandang yang sudah siap digunakan apabila tidak terjadi lagi penguraian oleh mikroba. Pupuk kandang dapat diberikan sebagai pupuk dasar, yakni dengan cara menebarkan secara merata di seluruh lahan.

Khusus bagi tanaman dalam pot, pupuk kandang diberikan sepertiga dari media dalam pot (Lingga, 1994). Menurut Novizan (2005), Ciri-ciri pupuk kandang yang baik dapat dilihat secara fisik atau kimiawi. Ciri fisiknya yakni berwarna coklat kehitaman, cukup kering, tidak menggumpal dan tidak berbau menyengat. Ciri kimiawinya adalah C/N ratio kecil (bahan pembentuknya sudah tidak terlihat) dan temperaturnya relatif stabil.

Bagi Anda yang memiliki peternakan sapi tentunya ini akan sangat mudah untuk dapat dilakukan, untuk menghasilkan pupuk organik dari kotoran hewan sangatlah mudah. Lakukan beberapa tips sederhana berikut.

1. Membuat Pupuk Kandang Padat dari Kotoran Sapi


Pupuk kandang padat yang dimaksud disini adalah pupuk yang dibuat murni dari kotoran hewan yang berbentuk padatan, tidak termasuk urine. Untuk membuat sendiri pupuk kandang dari kotoran hewan dapat dilakuakn dengan beberapa langkah berikut:
  1. Buatlah tempat khusus berbentuk segiempat dengan menggali tanah, ukuran kolam dapat disesuaikan dengan banyaknya kotoran sapi yang dihasilkan. Namun sebaiknya jangan terlalu kecil agar Anda tidak kesulitan saat mengelolanya. Biasnya ukurannya adalah 3 m x 3m dengan kedalaman 1 m atau 1,5 m.
  2. Berilah atap atau penutup agar tidak ada air hujan yang masuk ke dalam kolamanan pupuk kandang, usahakan atap tidak menyusahkan saat kegiatan pemasukan kotoran sapi.
  3. Masukkan kotoran sapi ke dalam lubang kolaman setiap ada kotoran di kandang, biasanya ini dilakukan pada pagi hari setiap pembersihan kandang.
  4. Untuk membuat kotoran hewan dapat segera mengering, taburkan abu sisa pembakaran atau bisa juga tanah humus yang kering secara merata.
  5. Setelah kolaman penuh, biarkan kotoran hewan tersebut sampai terurai dan kering. Biasanya ini membutuhkan waktu sekitar 3  bulan.
Akan timbul pertanyaan, jika kolam penuh terus bagaimana kotoran-kotoran sapai yang baru dihasilkan dari kandang. Untuk mengantisispasi hal itu, buatlah kolaman baru dengan ukurqaan yang sama dan lakukan cara yang sama sehingga kotoran sapi yang baru bisa juga dimanfaatkan untuk pupuk kandang.

Beberapa peternak akan melakukan pembuatan pupuk kandang dengan cara sistem tertutup (anaerob), setelah kolaman penuh akan ditutup dengan lapisan tanah setebal 20cm - 30cm sampai kotoran sapi tersebut diperkirakan sudah menjadi kompos..

2. Membuat Pupuk Kandang Cair Dari Urine Sapi Atau Air Sisa Pembersihan Kandang


Tidak seperti pupuk padat, pupuk cair dibuat dengan desain khusus sehingga air kencing atau air sisa pencucian kandang langsung mengalir ke kolam yang di desain khusus untuk menampung cairan-cairan tersebut.

Kolam untuk pupuk cair ini dibuat dengan bahan yang kedap air, sehingga air kencing (urine)tidak meresap ke tanah.

Ukuran kolam dapat disamakan dengan kolam pembuatan pupuk kandang padat, dan buatlah saluran dari kandang ke kolam tersebut. Saluran juga terbuat dari material yang kedap agar tidak meresap di tanah saat dialirkan.

Pada pembuatan pupuk cair dari sisa peternakan sebaiknya dipisahkan dengan padatan-padatan atau sisa makanan sapi yang ikut terbawa. Pemisahan dilakuakn dengan memasang penghalang pada saluran, bisa juga dengan memanfaatkan kawat kassa.

Penggunaan pupuk kandang cair bisa langsung dengan menyemprotkan ke tanaman atau juga dengan menyiramkan ke tanaman.
 
Itulah beberapa tips untuk membuat Pupuk Kandang dari Kotoran Peternakan Sapi baik yang berbentuk cair maupun yang berbentuk cair. Keuntungan penggunaan pupuk dari hasil pembuatan sendiri adalah dapat mengurangi biaya penggunaan pupuk kimia, dan juga lebih ramah terhadap lingkungan karena organik.


EmoticonEmoticon