Budidaya Ikan Gurame Bisa Gagal Jika Hal Ini Tidak Diantisipasi

loading...

Hama dan Penyakit Pada Budidaya Ikan Gurame - Memelihara ikan Gurame bisa dibilang perlu keahlian dalam mengantisipasi potensi-potensi yang dapat membuat ikan-ikan gurame yang dibudidayakan tidak dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai Bagaimana Cara Budidaya Ikan Gurame mulai dari pemilihan bibit sampai masa panen, dan juga telah mengetahui bagaimana perawatan yang baik agar ikan gurame cepat besar. Maka hal itu belum cukup, masih ada hal lain yang perlu diantisipasi jika Anda ingin sukses dalam membudidayakan Ikan gurame yaitu Hama dan Penyakit.

Peternakan, Ternak Ikan, Budidaya ikan gurame, Hama dan penyakit pada budidaya ikan gurame, penyebab kegagalan budidaya ikan gurame, cara pengobatan ikan gurami terkena penyakit,


Hama dan penyakit memang menjadi tantangan tersendiri baik bagi para petani perkebunan maupun petani budidaya ikan, jika hal ini gagal diantisipasi maka akan mengakibatkan menurunnya jumlah dan kualitas panen atau bahkah pada tingkat yang parah akan mengakibatkan gagal panen.

Berikut beberapa hama dan penyakit yang sering mengganggu usaha budidaya ikan gurame


1. Hewan Pemangsa dan Pengganggu


Budidaya ikan memang rentan terhadap hewan-hewan pemangsa, terutama ketika bibit ikan baru saja ditebarkan, benih-benih ikan yang masih kecil rentan dimangsa oleh hewan.

Dalam beberpa kasus, justru yang memakan ikan-ikan kecil ini adalah ikan juga. Salah satu jenis ikan yang paling banyak mengganggu pembudidayaan ikan gurame adalah ikan gabus. Sifat rakus ikan gabus ini mengakibatkan ikan-ikan gurame kecil yang ditebar dikolam dijadikan sebagai makanan.

Selain ikan gabus, ikan lele pun memiliki kriteria yang sama yaitu suka memakan ikan-ikan kecil.

Jenis pemangsa lainnya adalah biawak, hewan yang hidup di darat ini sudah sangat terkenal hobby berenang dan mencari makan di air.

Disamping hewan pemangsa, ternyata ada hewan pengganggu yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam budidaya ikan gurame.  Jenis ikan peliharaan seperti tawes, mujair dan sepat dapat menjadi pesaing dalam perolehan makanan. Oleh karena itu sebaiknya benih gurami tidak dicampur pemeliharaannya dengan jenis ikan yang lain.

Untuk menghindari gurami dari ikan-ikan pemangsa, pada pipa pemasukan air dipasangi serumbung atau saringan ikan agar hama tidak masuk dalam kolam.

2. Penyakit dan Parasit Pada Ikan Gurame


Ikan gurame yang dipelihara di kolam pun tidak bisa terlepas dari gangguan penyakit ataupun parasit, Penyakit yang banyak menyerang Ikan Gurame diantaranya disebabkan oleh: Saprolegniasis sp.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah :
  • Tubuh ikan ditumbuhi benang-benang halus seperti kapas, berwarna putih;
  • Menyerang tutup insang, kepala , sirip; 
  • Telur ikan diliputi benang-benang halus seperti kapas
Pengobatan terhadap telur yang diserang dengan cara mencelupkan telur ke dalam larutan Malachite Green Oxalate dengan dosis 60 gr/m3 air, selama15 menit.

Untuk dapat melakukan pencegahan agar tidak diserang oleh jenis penyakit ini, maka perlu memperhatikan kebersihan dan kualitas air, dan jangan memelihara ikan yang terdapat luka karena penyerangan penyakit ini melalui luka-luka pada badan ikan.

Hama dan penyakit dan cara pencegahannya pada Budidaya Ikan Gurame - Itulah beberapa hama dan penyakit pengganggu pada saat melakukan budidaya ikan gurame yang perlu untuk diantisipasi, jika gagal dalam melakukan antisipasi maka pemeliharaan ikan gurame bisa mengalami kegagalan.

1 komentar so far

iya nih, dulu sempet budidaya gurame dan gak tau kenapa ada beberapa masalah seperti parasit dan ada hama penganggu.. jadi sekarang berhenti dulu


EmoticonEmoticon