Menanam Pohon Mahoni, Baca Ini


Cara Menanam Biji Pohon Mahoni - Pohon Mahoni merupakan salah satu jenis yang dimanfaatkan kayunya sebagai bahan bangunan atau bahan furnitur, kayu mahoni memiliki kualitas yang baik karena pohon mahoni relatif lurus dan ketinggian bisa mencapai 25 meter, diameter pohon mahoni bisa mencapai 1 meter lebih. Sejak 20 tahun terakhir ini, tanaman mahoni mulai dibudidayakan karena kayunya mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Cara Menanam pohon mahoni, Cara budidaya pohon mahoni yang benar, jarak tanam pohon mahoni, masa panen pohon mahoni, cara menyemai biji mahoni, Tanaman Perkebunan, Manfaat pohon mahoni
.


Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubel, furnitur, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan. Sering juga dibuat penggaris karena sifatnya yang tidak mudah berubah. Kualitas kayu mahoni berada sedikit dibawah kayu jati sehingga sering dijuluki sebagai primadona kedua dalam pasar kayu. Pemanfaatan lain dari tanaman mahoni adalah kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan tidak mudah luntur. Sedangkan getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem, dan daun mahoni untuk pakan ternak.

Untuk membudidayakan Pohon Mahoni dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti cara menanam pohon jati, yaitu dengan memanfaatkan bijinya sebagai bibit. Berikut beberapa langkah cara menanam pohon mahoni.

Menyiapkan Bibit Mahoni

Pembibitan mahoni dilakukan dengan melakukan penyemaian biji mahoni di dalam polybag, penyemaian dilakukan dengan mengambil biji mahoni yang sudah tua dan jatuh. Biasanya biji mahoni akan banyak berserakan di bawah pohon mahoni, namun bisa juga terbang terbawa angin.

Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun, Biji pipih, warnanya hitam atau cokelat. Siapkan polybag dengan ukuran sedang, isi dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Biarkan selama 3 hari sebelum ditanami biji mahoni.
Cara Menanam pohon mahoni, Cara budidaya pohon mahoni yang benar, jarak tanam pohon mahoni, masa panen pohon mahoni, cara menyemai biji mahoni, Tanaman Perkebunan, Manfaat pohon mahoni
Pic/Wikipedia/Buah Mahoni

Ambil biji mahoni yang sudah disiapkan, dan masukkan biji mahoni ke dalam polybag, dalam satu polybag cukup 1 biji mahoni saja yang ditanam. Lakukan perawatan dengan melakukan penyiraman untuk menjaga kondisi media semai tetap lembab.

Semailah sebanyak kebutuhan bibit yang anda inginkan. Setelah biji mahoni tumbuh, lakukan perawatan agar bibit dapat tumbuh membesar.

Menyiapkan Lahan Tanam Pohon Mahoni

Penanaman pohon mahoni dilakukan pada area yang terbuka, agar mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap harinya. Jarak tanam pohon mahoni yang ideal adalah 7 meter antar lubang tanam, namun sebagian petani juga menanam pohon mahoni pada jarak 5 meter.

Buatlah lubang tanam dengan ukuran 40cm x 40cm dengan kedalaman 50cm, isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian lubang terisi. Biarkan lubang selama 3-4 minggu sebelum ditanami.


Menanam Bibit Pohon Mahoni

Setelah bibit mahoni mencapai tinggi 50cm - 70cm, maka pemindahan bibit dapat dilakukan. Bukalah polybag semaian secara perlahan agar tanah semaian tidak rontok. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan, kemudian tutup kembali lubang dengan sisa tanah galian.

Perawatan Pohon Mahoni

Perawatan pohon mahoni terbilang tidak repot, tanaman ini cukup mampu bertahan hidup dan sangat adaptasi terhadap lingkungan. Sehingga tidak jarang kita jumpai pohon mahoni tumbuh bebas di hutan.

Perawatan yang dilakukan adalah dengan melakukan penyiraman setelah penanaman dilakukan, dan pembersihan rumput atau semak pengganggu pertumbuhan pohon mahoni.

Itulah beberapa langkah cara budidaya pohon mahoni, pembibutan yang benar akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman pohon mahoni. Pohon mahoni sudah dapat dipanen atau ditebang untuk dimanfaatkan kayunya pada umur sekitar 10 tahun. Tentunya ini bukanlah waktu yang sebentar, namun penanaman pohon mahoni dapat menjadi solusi pemanfaatan lahan yang tidak produktif.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 9:42 PM

0 komentar:

Post a Comment