Menanam Mangga Kuweni Agar Cepat Berbuah, Baca ini


Cara Menanam Mangga Kuweni dari Bijinya Yang Baik dan Benar - Mangga Kuweni merupakan salah satu jenis buah mangga yang memiliki aroma yang lebih harum dibanding dengan buah mangga lainnya, keharuman buah mangga kuweni menjadi daya tarik sendiri bagi jenis mangga ini. Buah ini dikenal dengan nama-nama yang serupa di berbagai daerah: kweni, asam membacang, macang, lekup (Melayu); kuwini, ambacang, embacang, lakuik (Minang kabau); kuweni, kebembem (Betawi); kaweni, kawini, bembem (Sunda.); kaweni, kuweni, kweni (Jawa); kabeni, beni, bine, pao kabine (Madura), pao kaeni (P. Sapudi); kweni, weni (Bali); mangga kuini (Sulawesi utara); kuini, guin, koini, kowini, koine, guawe stinki, sitingki, hitingki (aneka sebutan di Maluku)

Cara menanam mangga, mangga kuweni

Budidaya mangga kuweni dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan cara menanam mangga harum manis, yaitu cara menanam secara generatif (menggunakan biji) atau Vegetatif (cangkok, okulasi, sambung pucuk). Berikut beberapa langkah cara menanam pohon buah mangga kuweni yang benar agar cepat berbuah:

Menyiapkan Bibit Pohon Mangga Kuweni

Jika anda ingin menanam buah mangga dari biji, maka pilihlah jenis mangga kuweni yang memiliki silsilah buah yang bagus. Ambil buah yang sudah masak di pohon, pisahkan biji mangga (pelok) dari dagingnya. Kemudian semailah biji mangga ke lahan disekitar rumah anda yang memiliki tektur gembur dan subur. Biarkan sampai biji tersebut mengeluarkan tunas dan tumbuh. 

Setelah tumbuh dan mencapai tinggi 20 cm, pindahkan bibit ke polybag yang disi dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Rawatlah bibit sampai mencapai tinggi 70cm sebelum dipindah ke lahan tanam permanen.

Namun jika anda ingin menanam kuweni yang cepat berbuah, maka cara menanam mangga kuweni sebaiknya dilakukan secara vegetatif, baik dengan cangkokan maupun okulasi. Bibit mangga hasil cangkokan dapat diperoleh dari penjual tanaman buah dan taman, biasanya akan ada varietas mangga kuweni yang sudah jadi. sehingga tidak perlu repot-repot untuk melakukan pencangkokan sendiri. Untuk memilih bibit di penjual bibit, sebaiknya tanyakan secara detail tentang jenis mangga yang akan dibeli, dan pilihlah tanaman yang belum banyak memiliki cabang namun terlihat subur dan tegak batangnya. Keuntungan dari membeli bibit adalah kita tidak perlu repot-repot melakukan pencangkokan, dan bibit yang dibeli bisa langsung ditanam. Sementara jika cangkokan sendiri waktu yang diperlukan akan agak lama.

Keuntungan jika ingin melakukan pencangkokan sendiri adalah kita dapat mengetahui secara pasti kualitas dari pohon yang akan dijadikan bibit, pilihlah pohon mangga yang memiliki buah bagus, tidak terserang hama pada buahnya, dan kualitas cabangnya juga harus yang terlihat subur. Lakukan pencangkokan secara benar, agar menghasilkan bibit yang unggul dan akarnya banyak.

Setelah cangkokan telah memiliki akar, maka dapat dilakukan pemotongan di bagian bawah cangkokan (2-5 cm dari cangkokan). Setelah itu pindahkan ke polybag yang berisi tanah dan pupuk kandang terlebih dahulu. Biarkan sampai 1 bulan agar bibit cangkokan benar-benar tumbuh.

Membuat Lubang Tanam

Buatlah lubang dengan ukuran 40 cm x 40cm dengan kedalaman 50 cm. Taburkan pupuk kandang atau kompos setinggi 1/3 bagian. Biarkan lubang untuk beberapa hari (5-7 hari) agar kondisinya stabil akibat penggalian. Saat membuat lubang yang perlu dipertimbangkan adalah area tanam ini tidak tertutupi oleh tanaman lainnya, karena pertumbuhan pohon mangga akan lambat atau bahkan sulit tumbuh jika tidak mendapat sinar matahari yang cukup.

Ingat.. Jangan menanam pohon mangga dekat dengan bangunan. Akar pohon mangga dikhawatirkan dapat merusak struktur bangunan.

Menanam Bibit Pohon Mangga Kuweni

Setelah lubang dibiarkan selama 5 hari, bibit mangga sudah siap untuk ditanam. Buka polybag dari bibit secara keseluruhan dengan cara merobek, lakukan secara perlahan agar tanah yang ada di bibit tidak buyar.

Setelah dibuka, masukkan bibit ke dalam lubang, usahakan ditengah lubang. Kemudian tutup lubang dengan sisa tanah galian dengan terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang atau kompos. Lakukan pemadatan seperlunya, jangan terlalu kencang. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari sampai bibit benar-benar tumbuh, jika musim hujan penyiraman dapat dihentikan.

Merawat Pohon Mangga Kuweni
Lakukan perawatan agar tanaman mangga kuweni ini dapat tumbuh dengan maksimal, bersihkan rumput atau gulma yang ada disekitar pohon mangga. Pemupukan sebaiknya diteruskan saat usia tanaman sudah 2 bulan dari penanaman, berikan pupuk kandang kembali (jika memungkinkan hindari penggunaan pupuk kimia). 

Panen Buah Mangga

Tanaman mangga hasil cangkokan biasanya akan berbuah lebih cepat mengikuti induk dari pohon yang dijadikan bibit dan dipengaruhi oleh iklim atau cuaca di daerah tersebut. Biasanya mangga hasil cangkokan yang ditanam akan membuahkan hasil pada usia 2 tahun - 3 tahun dari penanaman. Namun ada juga yang lebih cepat tergantung pertumbuhan tanaman dan kualitas bibit. 

Tanaman mangga yang dibudidayakan dengan bijinya akan lebih lama menghasilkan buah, biasanya pohon mangga dari hasil penanaman secara generatif memerlukan waktu mencapai 10 tahun untuk dapat menghasilkan buah.

Itulah beberapa langkah cara menanam pohon mangga dari biji dan cangkok, apapun cara budidaya yang anda pilih suatu saat anda akan memetik hasilnya. Namun jika anda ingin menanam pohon mangga kuweni yang cepat berbuah, maka penanaman sebaiknya dilakukan dengan cara mencangkok atau okulasi.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 11:02 PM

1 komentar:

  1. bagi anda yang memiliki lahan pekarangan terbatas mungkin bisa mempertimbangkan tabulampot mangga, panduannya ada di http://solusikebun.com

    ReplyDelete