Menanam Duku Agar Cepat Berbuah-Ini Triknya


Cara Menanam Buah Duku Agar Cepat Berbuah - Buah duku adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat, buah ini mirip dengan buah langsat atau kokosan. Buah duku cenderung ukuran buahnya besar, cenderung bulat, berkulit agak tebal namun cenderung tidak bergetah bila masak, umumnya berbiji kecil dan berdaging tebal, manis atau masam, dan berbau harum. Berbeda dengan langsat, buah langsat berkulit tipis dan selalu bergetah (putih) sekalipun telah masak. Daging buahnya banyak berair, rasanya masam manis dan menyegarkan. Tak seperti duku, langsat bukanlah buah yang bisa bertahan lama setelah dipetik. Dalam tiga hari setelah dipetik, kulit langsat akan menghitam sekalipun itu tidak merusak rasa manisnya. Hanya saja tampilannya menjadi tidak menarik. (sumber: wikipedia)
cara menanam pohon duku dari biji, buah duku, cara budidaya duku, duku, kokosan, langsat


Penanaman duku bertujuan untuk buahnya, yang biasa dimakan dalam keadaan segar. Ada pula yang mengawetkannya dalam sirup dan dibotolkan. Kayunya keras, padat, berat dan awet, sehingga kerap digunakan sebagai bahan perkakas dan konstruksi rumah.
Buah Duku memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya:
  1. Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi, Kandungan fosfor dalam buah duku berfungsi untuk menguatkan gigi, serta vitamin C yang berfungsi menjaga kesehatan gusi
  2. Antioksidan, vitamin C yang terkandung dalam buah duku berfungsi menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh.
  3. Memperlancar Pencernaan, kandungan serat dalam buah duku berfungsi membantu proses pencernaan.
  4. Menjaga Kekebalan tubuh, vitamin C dalam buah duku juga berperan dalam system kekebalan tubuh.
Untuk membudidayakan pohon duku tidaklah begitu sulit, pohon duku dapat dikembangbiakkan dengan cara vegetative (stek batang) dan generative (biji). Namun sebagian banyak orang akan membudidayakan dengan cara generative (biji), dengan alasan tanaman duku akan lebih mudah beradaptasi dan tahan terhadap kondisi lingkungan. Berbeda dengan bibit duku yang dikembangkan dengan cangkok, akan lebih mudah mati saat ditanam. Cara perkembang biakan tanaman duku dengan biji akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk berbuah, dibandingkan dengan cangkok. 


Menyiapkan Bibit Duku

Budidaya Duku dengan Mencangkok atau Okulasi

Pohon duku yang digunakan sebagai bibit cangkokan sebaiknya dipilih dari pohon yang memiliki riwayat buah yang baik (rasa, ketahanan terhap hama, dan lain-lain). Lakukan pencangkokan dengan cara yang benar akan menghasilkan akar dan bibit yang bagus. Pilihlah cabang pohon duku yang terlihat subur, tidak terlalu banyak cabang-cabang baru, dan tidak terlalu tua atau terlalu muda.

Setelah cangkokan mengeluarkan akar, potong pada bagian pangkal cabang (sekitar 3 cm dari cangkokan), dan masukkan ke dalam polybag untuk dilakukan penyemaian  dengan terlebih dahulu melepas penutup cangkokan. Letakkan bibit di area yang teduh dan lakukan penyiraman, biarkan bibit hasil cangkokan mampu beradaptasi dan mengeluarkan bayak akar sebelum dipindahkan ke lahan tanam permanen.

Budidaya duku dengan Biji

Biasanya banyak petani duku yang memanfaatkan biji duku yang tumbuh disekitar pohon, dan kemudian mereka akan memindahkan tunas-tunas biji tersebut ke polybag semaian sampai bibit memiki tinggi sekitar 1 meter (siap tanam). Setelah bibit yang disiapkan siap tanam, maka bibit dipindahkan ke lahan tanam permanen yang sudah disiapkan. 

Membuat Lubang Tanam

Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60cm x 60cm dengan kedalaman 60-80cm. Jika anda menanam bibit dari hasil cangkok maka buatlah lubang tanam yang relative lebar, jika bibit dari biji maka buat lubang yang dalam.

Buatlah lubang tanam yang sama dengan jarak 8m x 8m antar lubang agar memberikan ruang tumbuh bagi pohon duku. Isi lubang menggunakan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi, dan biarkan lubang tanam selama 1 -2 bulan sebelum ditanami.

Menanam Bibit Duku

Setelah bibit siap tanam, langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit ke lubang tanam permanen yang disiapkan. Buka pelastik polybag dengan perlahan, usahakan jangan sampai Tanah yang ada di polybag semaian hancur. Masukkan bibit ke lubang tanam, dan tutup menggunakan Tanah sisa yang ada di sekitar lubang tanam. Lakukan penyiraman setelah semua bibit tertanam pada lubang-lubang yang disediakan.

Merawat Tanaman duku

Perawatan yang diperlukan dalam menanam duku adalah penyiangan, penyulaman, pemupukan, dan pemangkasan. Pembersihan rumput atau gulma-gulma disekitar tanaman duku (penyiangan) wajib dilakukan terutama saat pohon duku baru ditanam atau masih kecil, jika sudah besar maka rumput liar akan sedikit yang tumbuh karena ternaungi oleh rimbunnya pohon duku.

Penyulaman dilakukan jika ada bibit duku yang masti setelah ditanam. Pemupukan juga sebaiknya dilakukan berkala setiap 2 bulan sekali dengan menggunakan pupuk kandang. Setelah pohon duku mulai meninggi, maka lakukan pemangkasan agar pohon tidak terlalu tinggi, dan pengurangan cabang-cabang agar nutrisi yang ada akan dimanfaatkan pohon untuk mendorong timbulnya buah.


Memanen hasil

Pohon duku biasanya akan mulai berbuah pada usia 12 tahun jika ditanam melalui biji, jika ditanam dengan system cangkok biasanya akan berbuah pada umur 5-8 tahun tergantung dari perawatan yang dilakukan.
 
Untuk memanen duku dapat dilakukan dengan memotong tangkai buahnya menggunakan pisau atau gunting.
 
Itulah beberapa langkah cara menanam buah duku agar cepat menghasilkan buah, memang memerlukan kesabaran sampai pohon duku menghasilkan buah sama seperti pohon duren. Namun, pohon duku dapat bertahan hidup sampai umur 100 tahun.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 8:05 PM

2 komentar:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. budidaya pohon duku dengan mengunakan biji memang memakan waktu yang cukup lama tapi kemungkinan berbuah peluangnya besar, tapi kalau mengunakan sistem cangkok,,saya belum lihat keberhasilannya,,,apakah ada contoh gambarnya mas pohon duku yang sudah berakar dari hasil okulasi atau cangkok.

    ReplyDelete