Anggrek Indah ini Ditanam Menggunakan Sabut Kelapa


Cara menanam bunga anggrek - Anggrek merupakan salah satu tanaman yang memiliki bunga indah, dengan keindahan warna dan bentuknya bunga ini sanggup menarik perhatian penggemar untuk melakukan budidaya. Bunga anggrek sendiri sebenarnya memiliki banyak jenis dengan keunikan masing-masing, jenis-jenis bunga anggrek diantaranya:
  1. Anggrek Vanda
  2. Phalaenopsis (anggrek bulan)
  3. Anggrek dendrobium
  4. Grammatophillum scriptum (anggrek macan)
Beberapa jenis anggrek di atas merupakan anggrek yang paling banyak dikenal, tentunya masih banyak sekali jenis tanaman angrek yang ada di dunia ini. Untuk melakukan budidaya anggrek tentunya akan banyak sekali metode, anggrek bisa di tanam di pohon dengan menggunakan sabut kelapa, anggrek juga bisa ditanam di pot. Namun untuk kali ini, kita akan membahas cara menanam anggrek di pohon dengan menggunakan sabut kelapa.
bunga anggrek

Mengapa media tanam yang dipilih adalah sabut kelapa? jawabannya adalah tanaman anggrek sangat memerlukan air, dan membutuhkan kelembaban yang cukup untuk pertumbuhannya, nah sabut kelapa merupakan media yang dapat menampung air dengan sabutnya yang juga bisa dijadikan bahan makanan bagi anggrek.

Untuk menanam anggrek dengan menggunakan sabut kelapa dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

Menyiapkan Bibit Anggrek

Pilih bibit anggrek dari jenis anggrek yang dikehendaki, dan pahami pola tumbuhnya. Ada anggrek yang pola tumbuhnya menghadap ke atas, namun ada juga anggrek yang tumbuhnya menggantung. Ini perlu diperhatikan agar tidak salah dalam meletakkan anggrek saat dipohon nantinya.

Menyiapkan sabut kelapa sebagai media tanam

Sabut kelapa sebaiknya dipilih dari kelapa yang benar-benar sudah tua, dan sabut kelapanya tebal. Hal ini agar air yang tersimpan banyak, dan cadangan nutrisi bagi anggrek juga banyak. Rapikan bentuk sabut dengan memotong kedua ujung sabut kelapa, dan sisa-sisa serabut yang tidak rapi agar estetikanya bagus. Biarkan saja kulit terluar sabut, karena ini nantinya untuk sabut yang diikat.

Untuk selanjutnya adalah menyiapkan sabut kedua yang akan diikatkan di bibit anggreknya. Ambil sabut kelapa lagi,buang  kulit terluarnya dan lakukan perendaman. Sebaiknya sabut disuwir-suwir agar lebih renggang, namun jangan sampai terlepas-lepas (cukup hanya merenggangkan saja).

Setelah direndam selama 1 hari, angkat sabut kelapa dan peraslah sampai agal kering. setelah diperas kemudian lilitkan ke pangkal anggrek yang akan ditanam. Tidak perlu terlalu tebal, karena masih ada sabut kelapa yang digunakan untuk menempelkan ke pohon.

Mulai menempelkan ke Pohon

Setelah Anggrek dibelit dengan sabut, saatnya untuk menempelkan anggrek ke pohon. Pilihlah pohon yang kuat dan tidak akan rusak jika ditanami seperti pohon kelapa, atau pohon-pohon lain juga bisa. Selain pohon hidup, anggrek juga bisa ditanam di pohon mati atau potongan kayu yang sengaja disiapkan.

Untuk menempelkan anggrek di batang pohon, perlu diperhatikan pola tumbuhnya. Jika pola tumbuhnya anggrek ke atas maka arahkan anggrek ke atas, dan jika pola tumbuhnya ke bawah maka arahkan anggrek ke bawah atau menggantung. Tempelkan Anggrek ke batang pohon, kemudian tempelkan sabut kelapa yang masih ada kulit luarnya dengan bagian sabut yang menempel ke anggrek.

Untuk menempelkan dapat dilakukan dengan mengikat menggunakan kawat, ikatkan secara berkalikali sampai dirasa kuat. namun jangan terlalu kencang agar tidak merusak anggreknya. Selain menggunakan kawat. penempelan juga bisa menggunakan pasak atau paku, namun ini dapat merusak pohon yang digunakan untuk menempelkan anggrek.

Perawatan Anggrek

Untuk awal-awal penanaman, anggrek harus selalu disiram pada pagi dan sore hari agar menjaga kelembabannya, setelah satu bulan biasanya akar anggrek akan mulai menjalar. Untuk mendapatkan anggrek yang indah lakukan pemupukan, pemupukan dapat menggunakan pupuk kimia dan jua bisa menggunakan pupuk organik. Sebaiknya gunakan pupuk organik karena ini lebih kecil risikonya agar anggrek tidak rusak atau mati.

Jika ada keong atau bekicot, belalang, kumbang atau hewan-hewan lainnya buanglah, karena ini adalah hama pada tanaman bunga anggrek.

Itulah beberapa tips cara menanam anggrek di pohon dengan mengunakan sabut kelapa, perawatan dan pembasmian hama akan sangat membantu dalam menghasilkan bunga angrek yang subur dan indah. Jika cara menenam anggrek dilakukan dengan benar, maka anggrek dapat berkembang pada umur sekitar 2 bulan dari penanaman.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 9:52 PM

0 komentar:

Post a Comment