Menyiapkan Benih Cambah Kelapa Sawit


Budidaya Kelapa Sawit - Kelapa sawit merupakan salah satu penghasil minyak, dan sangat mudah sekali tumbuh di Indonesia. Penghasil kelapa sawit terbesar adaslah Malaysia dan Indonesia. bisa kita lihat hampir di semua daerah di Indonesia terdapat perkebunan kelapa sawit, baik perorangan maupun kelas perusahaan.
Tanaman kelapa sawit dapat mudah tumbuh pada daerah dengan curah hujan mencapai 1500 - 4000 mm/tahun, dengan temperature udara sekitar 28 derajat celcius, dan dengan penyinaran matahari 5 - 7 Jam sehari.
Untuk melakukan budidaya kelapa sawit dilakukan dari tahap pencambahan bibit, jika tidak ingin repot dapat membeli bibit yang sudah siap tanam. Tidak sulit menemukan pelaku usaha yang menjual bibit kelapa sawit yang siap tanam, tentunya ini akan sangat menghemat waktu. Namun, jika anda ingin menyiapkan bibit sendiri, sebaiknya mengikuti beberapa langkah berikut:
contoh biji kelapa sawit
yang telah berkecambah
Tahap Pencambahan
Sebelum melakukan penyemaian , langkah penyiapan benih cambah (tumbuh tongkol kecil) harus dilakukan untuk memastikan biji yang disemai dapat tumbuh. Tahap pencambahan benih dapat dilakukan dengan beberpa langkah berikut:
  1. Memilih benih dari biji yang memiliki kualitas baik, dapat dilihat dari buah yang dipanen dan pohonnya. Setelah biji yang dianggap super telah terkumpul, maka lakukan pengupasan kulit sehingga tersisa tempurung dan buah didalamnya.
  2. Biji yang sudah dikupas harus direndam selama satu minggu dengan menggunakan air bersih yang diganti setiap harinya.
  3. Angkat biji dari rendaman dan letakkan di tempat yang kering (jangan dijemur di terik matahari), hal ini untuk menjaga agar biji tetap lembab.
  4. Setelah pengeringan dilakukan selama kurang lebih satu hari (24 jam), masukkan biji kedalam pelastik khusus untuk menyiapkan benih cambah kelapa sawit (dapat dibeli di toko pertanian). Letakkan pelatik berisi biji pencambahan ke ruang dengan suhu yang hangat (sekitar 30 - 40 derajat).
  5. Periksa secara berkala, jika ada biji yang telah mengeluarkan cambah (tunas kecil) segera pindahkan pada tempat penyemaian. Lakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban biji (jangan terlalu basah, sebaiknya gunakan semprotan/hand sprayer).
  6. Lakukan sampai semua biji mengeluarkan tunas, biji yang tidak bertunas jangan disemai. Sebaiknya dibuang, dan untuk menutupi kekurangan benih maka dapat dipenuhi dengan melakukan hal yang sama (langkah-langkah 1-6).
Itulah cara untuk membuat benih kelapa sawit sendiri, dengan melakukan pembenihan sendiri kita dapat mengetahui kualitas benih kelapa sawit yang akan dibudidaya. Setelah benih kecambah kelapa sawit telah muncul siap, langkah selanjutnya adalah melakukan penyemaian bibit kelapa sawit.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 10:35 AM

0 komentar:

Post a Comment