Cara Mudah Menanam Cabai Keriting


Cara Menanam Cabe Keriting Yang Baik dan Benar - Menanam cabe keriting tidak berbeda dengan menanam cabe rawit. Kegiatan pembudidaayaan dimulai dengan melakukan pemilihan benih, penyemaian bibit cabe, persiapan lahan tanam, penanaman cabe, dan perawatan tanaman cabe.



cara menanam cabe keriting
Gambar Cabe Keriting


Pemilihan Benih 

Benih dapat disiapkan dengan dua cara, yaitu membeli dari toko-toko pertanian atau membuat benih sendiri dengan cara mengambil buah cabe yang telah matang dan mengambil bijinya. Jika kita tidak mau repot maka membeli dari toko pertanian bisa menjadi solusi, namun jika kita ingin menyiapkan benih yang dengan kualitas buah yang sudah kita ketahui maka membuat benih sendiri adalah cara yang terbaik. 

Dalam memilih benih dari tanaman sebelumnya, yang perlu kita lakukan adalah memilih batang cabai yang terlihat paling bagus kualitasnya. Pilihlah buah cabai yang sudah matang (tua) dari buah yang panen sekitar urutan tengah (panen kali ke 3 - 4). Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa benih diambil dari pohon yang benar-benar berkualitas, dan juga ini untuk memastikan biji cabai ukurannya pas. Biasanya cabai pada panen pertama akan memiliki jumlah biji yang sedikit, dan cabai yang telah mendekati panen akhir akan memiliki biji yang banyak namun ukurannya kecil. 

Belah buah cabe keriting dengan menggunakan cutter atai pisau yang tajam, pisahkan biji dengan kulit cabe. Setelah biji cabe telah terpisah, keringkan pada area yang tidak terlalu panas agar biji mengering secara alami. 

Penyemaian Benih 

Benih yang sudah kering, telah siap untuk disemai. Siapkan lahan persemaian terlebih dahulu dengan cara menggemburkan Tanah dengan menggunakan cangkul, buat galengan (gundukan) agar semaian tidak terendam air.

Setelah tempat penyemaian telah siap, maka langkah selanjutnya adalah menebar biji cabe ke tempat semaian. Sebelum menebar benih sebaiknya biji direndam dengan air hangat terlebih dahulu. Pisahkan biji yang tenggelam, dan buang biji cabe yang terapung. Biji yang terapung kemungkinan untuk tumbuh sangat sulit.

Taburkan biji secara merata ke semua sisi tempat semaian, berikan taburan Tanah penutup dengan lapisan yang tipis. Berikan penutup pada bagian atas dengan menggunakan jaring (net) atau dedaunan. Hal ini untuk menjaga agar semaian tidak rusak terkena kucuran air hujan dan menjaga tempat penyemaian tetap lembab.

Lakukan penyiraman secara rutin pada siang dan sore hari, dan cabut jika ada tanaman yang mengganggu pada area penyemaian cabe.

Setelah berumur 7 hari dari penyemaian, biasanya cabe akan mulai tumbuh. Lakukan pemindahan atau penanaman hanya jika cabe telah berusia sekitar 1,5 bulan (telah memiliki 4 -5 helai daun).

Persiapan Lahan Tanam

Sambil menunggu benih siap tanam, maka kita bias menyiapkan lahan yang digunakan untuk menanam cabe keriting. Seperti halnya tempat penyemaian, tempat penanaman juga harus digemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul. Bentuk area penanaman seperti galengan (gundukan memanjang) dengan lebar sekitar 80 cm dengan panjang disesuaikan dengan kebutuhan. Buat galengan serupa dengan jarak 60 cm dari galengan pertama. Tambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk bahan nutisi bagi cabe.

Untuk menanggulangi tumbuhnya gulma dan penyakit, lahan penanaman dapat dilapisi dengan pelastik mulsa.

Penanaman Benih Cabe Keriting

Setelah benih yang disemai telah memimiliki daun sekitar 4 -5 helai, benih sudah siap untuk dipindahkan ke area tanam. Cabut benih dari tempat semaian dan masukkan ke ember yang berisi air untuk merendam akar bibit.

Tanamlah bibit dengan jarak sekitar 60 cm x 60 cm, ini untuk menjaga sirkulasi dan memberikan ruang tumbuh maksimal bagi cabe.

Cabe yang telah ditanam harus disiram secara berkala pada pagi dan sore hari, lakukan pembersihan dan perawatan secara rutin agar cabe keriting yang ditanam dapat tumbuh subur.

cara menanam cabe keriting
Pemberian patok penopang

Perawatan Cabe keriting

Perawatan diperlukan untuk menjaga agar cabe tumbuh subur dan terhindar dari penyakit, lakukan pemupukan dan pembasmian hama. Cabut pohon cabe yang telah diserang penyakit/hama dan bakar agar tidak menyebar ke pohon cabe yang lainnya. Beri patok penopang pada batang cabe agar tidak ambruk, dan lakukan penyiraman yang rutin.

Itulah beberapa cara menanam cabe keriting yang baik dan benar agar menghasilkan panen yang banyak, pemilahan bibit yang unggul dan pengelolaan lahan tanam menjadi faktor yang sangat membantu keberhasilan budidaya cabe. Perawatan tanaman cabe juga harus terus dilakukan agar terhindar dari hama.

loading...

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BijiBersemi.Com

Blog, Updated at: 2:17 PM

1 komentar: